//
you're reading...
Uncategorized

Kotaku Tak Seteduh Matamu

Kotaku sekarang tak lagi mampu menampung air mata
Sedikit saja rintik dipelupuk mata
banjir dan badai bertamasya dimana-mana

Kotaku sekarang tak seteduh matamu
Motor-motor menderu diatas roda waktu
Pohon-pohon tak lagi berayah dan beribu

Kotaku sekarang tak seramah dahulu
Sedikit saja kau singgung dada tak berpintu
Maka jancuk, anjing dan pukimak bertalu-talu

Aku ingin mampir ke kotamu
Kota yang gemerlap lampu-lampu
Kan kutempuh meski jalan berbatu dan berliku

Aku ingin tinggal diam dikotamu
Di mana jantungku berdamai dengan jantungmu
Segala biru persemayaman kalbu

Kalau musim masih juga tak setuju
Ijinkan aku mampir dikamarmu
Mengerjakan skripsi atau sekedar menonton film biru

(“Malang Sumuk” untuk Hari Bumi – Ndjol, 22 April 2012)

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Galeri Foto SUMUK

%d bloggers like this: